OLIMPIADE

PENGENALAN OLIMPIADE MATEMATIKA

Olimpiade Matematika Internasional (International Mathematical Olympiad/IMO) adalah olimpiade sains pertama di dunia dan mulai diselenggarakan tahun 1959 di Rumania. IMO pertama ini diikuti oleh tujuh negara Eropa Timur.

TUJUAN OLIMPIADE

  1. menemukan, mendorong, dan menantang bakat-bakat muda dalam matematika;
  2. Menumbuhkan budaya kompetitif yang sehat di kalangan peserta didik;
  3. Meningkatkan wawasan pengetahuan, kemampuan, kreativitas, dan kerja keras untuk menguasai iptek;
  4. Membina dan mengembangkan kesadaran ilmiah pada generasi muda;
  5. Mempererat persatuan dan kesatuan bangsa dalam pengembangan sains.

SELEKSI PESERTA OLIMPIADE / KOMPETISI MATEMATIKA

  1. Tingkat madrasah
  2. Tingkat kecamatan/gugus
  3. Tingkat kabupaten/kota
  4. Tingkat provinsi
  5. Tingkat nasional

SOAL OLIMPIADE/KOMPETISI MATEMATIKA

  1. Soal-soal olimpiade/kompetisi secara garis besar dapat dikelompokkan ke dalam bidang: aljabar, geometri, kombinatorika, teori bilangan, dan pengolahan data (statistika).
  2. Orientasi soal adalah pemecahan masalah.
  3. Soal-soal memiliki karakteristik: tidak rutin, memerlukan pengetahuan tingkat sekolah/madrasah, tetapi memerlukan kematangan matematika (wawasan, kecermatan, kejelian, kecerdikan dan pengalaman)

PERAN GURU DALAM PEMBINAAN OLIMPIADE

  1. Menanamkan kemampuan dasar matematika
  2. Menanamkan sikap dan kebiasaan
  3. Mengidentifikasi siswa berpotensi
  4. Memelihara potensi siswa

KIAT PEMBINAAN OLIMPIADE

  1. Memahami sistem olimpiade dan materinya
  2. Penjaringan peserta olimpiade yang potensial
  3. Membentuk tim olimpiade madrasah
  4. Melakukan pembinaan secara berkala
  5. Komitmen yang tinggi dari guru dan siswa
  6. Pembina rajin mencari buku dan soal dari berbagai sumber
  7. Siswa didorong untuk mencari sendiri bahan dan soal dari berbagai sumber
  8. Pembinaan dilakukan melalui diskusi antara pembina dan siswa tentang  materi  yang dibahas
  9. Melakukan kerjasama dengan komite, instansi terkait, dan perguruan tinggi

DASAR PERUNDANG-UNDANGAN

Permendiknas Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi Untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah, untuk pembelajaran matematika diantaranya menyatakan:

  1. Pendekatan pemecahan masalah merupakan fokus dalam pembelajaran matematika yang mencakup masalah tertutup dengan solusi tunggal, masalah terbuka dengan solusi tidak tunggal, dan masalah dengan berbagai cara penyelesaian.
  2. Dalam setiap kesempatan, pembelajaran matematika hendaknya dimulai dengan pengenalan masalah yang sesuai dengan situasi (contextual problem).

                      DOWNLOAD SOAL OLIMPIADE ==>> DOWNLOAD

CONTOH SOAL OLIMPIADE

5 6 7 8 4 3 2 1

                      DOWNLOAD SOAL OLIMPIADE ==>> DOWNLOAD

Tinggalkan Pesan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s